Little Feet

Take steps, take actions.
-Talisa Noor-

Saturday, January 8, 2011

Enjoying a glass of water

Saya capek. Tapi saya tau saya bisa melakukannya kok. Seriously. Saya cuma butuh waktu jeda untuk bernafas sejenak dan berpikir dan memperbarui energi saya. Otak saya bisa dengan sangat baik bekerja ketika ia sudah di-recharge.

But anyway, thanks God for every bless You give to me,for every opportunity to feel the challenge and to achieve things in life. Memang, hidup itu sangatlah nikmat :) terima kasih, alhamdulillah, thank you, xie xie, arigato...
Tuhan, maafkan saya yang masih sering mengeluh... Saya berjanji akan berusaha di atas rata-rata dan akan bersabar hingga mencapai keinginan saya...

Sabar. Ibaratnya, saya tidak boleh mengangkat masakan yang belum matang dari atas kompor. Saya harus menunggu dulu sampai ia matang, kemudian mematikan kompornya, dan menuangkan masakannya ke atas piring, kemudian baru bisa menikmatinya.

Hidup adalah proses yang demikian, bukan? Kita berusaha, berarti kita masih dalam proses, sebelum mencapai hasil yang kita kehendaki. Ada jeda waktu untuk menunggu hasil. Mungkin prosesnya memakan waktu lama sehingga apabila kita tidak sabar, kita bisa frustrasi karena tidak kunjung melihat hasilnya. Seperti menanam padi, benih yang ditanam hari ini tidak bisa langsung dipetik hasilnya sehari kemudian. Ia harus disirami, diberi pupuk, disiangi, dilindungi dari hama... Demikian memakan waktu berminggu-minggu sampai ia siap untuk dipanen. Apa yang akan terjadi apabila kita memanennya sebelum padi tersebut cukup matang? Tidak ada bulir beras yang dapat kita nikmati. Kita pun harus mengulang prosesnya dari awal untuk mendapatkan beras. Bayangkan waktu dan tenaga yang habis sia-sia karena ketidaksabaran kita.

Sabar. Itulah salah satu kunci keberhasilan. Raihlah mimpimu dengan bersabar dalam menjalani prosesnya... :)

Friday, December 31, 2010

Library of Ministry of Finance

Guys, have you check this out? Kementerian Keuangan Republik Indonesia has an online library :)


Wednesday, December 29, 2010

Memanusiakan manusia

Akal sehat dan hati nurani sering disebut-sebut sebagai pembeda antara manusia dengan makhluk lainnya. Ketika manusia tidak lagi memiliki akal sehat, masihkah kita menganggap ia manusia?

Pagi ini saya menyaksikan sebuah siaran televisi mengenai sebuah panti sosial bagi penderita gangguan jiwa. Yayasan Galuh, namanya. Yayasan ini dikelola oleh Baba Gendu dan keluarganya serta 35 karyawan. Ia mendapatkan dana dari usaha penyewaan delman dan jual beli kuda, sumbangan dari donatur, serta --10 tahun setelah yayasan ini berdiri-- bantuan dari pemerintah .

Setiap hari pengurus yayasan ini memberikan makanan yang layak dan terapi bagi pasiennya yang menderita sakit jiwa. Mereka menerapkan pengobatan tradisional bagi pasien, yaitu doa, pitua atau nasihat, ramuan, urut, dan pijat. Banyak pasien yang sembuh, meskipun ada juga yang tidak. Tetapi, setidaknya mereka memiliki tempat bernaung dan berlindung.

Menampung dan merawat orang-orang gila, yang seringkali dihina dan diperlakukan tidak layak oleh manusia lainnya, membuat hati saya tersentuh. Saya sangat salut dengan pengurus yayasan ini. They are not rich, not famous, not even have a basic education of psychology, but they do something for the world. They make the world a better place for these people who are considered as minorities.

Mereka memperlihatkan kepada saya apa arti ketulusan sebenarnya. Bagi saya, mereka berhasil menolong ratusan jiwa meskipun banyak sekali batasan yang mereka miliki. Untuk menolong orang lain, kita tidak perlu menunggu sampai kita kaya atau menduduki posisi tertentu. Terutama jika kita memiliki harta dan kemampuan berlebih, memang sudah selayaknya kita memberikan lebih banyak kepada mereka yang membutuhkan.


image from here
Yayasan Galuh is at Jl.Hasibuan Rt.01/24 No.65 Kel.Margahayu, Bekasi Timur.


Kaum minoritas juga manusia. Respect them, help them, make the world a better place.

Friday, December 17, 2010

Love of My Life

I just remember that this is one of my favorite song when I was in high school :)

Sunday, December 5, 2010

Semangat UTS

Yesterday, I gave some tutorial of Advanced Accounting for Bang Teddy and friends. It was fun as well as it made us sick and resulted in a big headache. Heheheh. However, I hope it is useful for them. Good luck for the test, guys! :)

PS: Bang Teddy is on the web. Visit his page on www.teddytriatmojo.co.cc :)

Saturday, December 4, 2010

Inspirational Moment

Tidak seperti biasanya, pada musim ujian kali ini saya cukup banyak menghabiskan waktu belajar bersama teman-teman satu kelas saya saat tingkat satu dulu. Belajar bersama mereka membuat saya menyadari beberapa hal, salah satunya adalah betapa esensialnya sebuah kebersamaan, ketulusan, dan semangat.

Hm. Inspirasi memang bisa datang dari mana saja kan? Kali ini inspirasi tersebut datang dari teman-teman saya ini. Jujur saja saya salut dengan semangat mereka. Ketulusan dari si tuan rumah juga membuat saya terharu. Dua -atau lebih,sebenarnya- orang tuan rumah ini merelakan kosnya menjadi shelter bagi teman-teman untuk belajar bersama. Saya melihat koordinasi yang kompak dan seru. Kasur dipindah, satu kamar menjadi tempat khusus belajar bersama. Tidak cukup dalam satu ruangan, selasar kos-kosan tersebut juga dipenuhi mahasiswa tingkat tiga dan buku-buku dan soal-soal latihan untuk ujian. Sesekali, heningnya malam terpecah oleh ramainya diskusi mereka. Satu orang mengajari yang lainnya, dan sebaliknya. Mereka saling berbagi pengetahuan. Di lain waktu suasana hening karena masing-masing orang mencerna pengetahuan yang baru didapatnya dan sibuk menggunakan teori itu untuk memecahkan soal-soal latihan ujian. Sesekali keheningan terpecah lagi karena candaan yang dilontarkan. Begitulah malam itu berjalan.

Saya melihat mimpi, harapan, dan semangat dari mata mereka. Kami belajar, kami berbagi, dan kami berusaha yang terbaik untuk lulus dari ujian ini. Walaupun pada malam itu kami tidak saling bercerita, kami tahu kami sama-sama sedang mengejar mimpi kami masing-masing. Usaha mereka patut diacungi jempol. Saya sangat salut dengan mereka.

Saya juga belajar ketulusan dari mereka, tentang bagaimana manusia seharusnya saling tolong-menolong. Saya juga belajar pentingnya kebersamaan, bahwa manusia satu membutuhkan manusia yang lainnya. Tidak harus dalam bentuk yang saling menguntungkan semata. Kehadiran orang lain saja sudah membuat kita merasa lengkap. Kegalauan yang sama membuat kita menyadari bahwa kita tidak sendirian. Kami pun sadar bahwa kami sedang bersama-sama menghadapi satu rintangan, dan kami bekerja bersama untuk melaluinya.


Percayalah pada mimpi dan kemampuanmu, kawan. Tuhan (if you believe in Him) tahu usaha kita. Let's just do our best! :)

Wednesday, December 1, 2010

Welcoming December


Starting this month with a mid test... Let's do the best!